Tampilkan postingan dengan label Buleleng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buleleng. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Februari 2015

Wisata Air Terjun Melanting





Bali banyak menyuguhkan aneka keindahan alam yang sukar ditandingi oleh daerah wisata yang lainnya. Makanya, julukan sebagai Tanah Dewata yang berarti tempat tinggalnya Para Dewa begitu relevan disematkan kepada Bali. Banyak objek wisata yang bisa dikunjungi dari mulai wisata pantai, wisata pegunungan, air panas, air terjun, hutan, goa, taman burung, sampai wisata reliji dan adat istiadat yang unik dari masyarakat Hindu Bali sendiri.

Salah satu objek wisata yang direkomendasikan itu ialah Air Terjun Melanting yang lumayan tinggi dan memiliki panorama alam yang aduhai. Uniknya air terjun ini berada ditengah-tengah kebun kopi dan kebun cengkeh sehingga bakal menyajikan keeksotisan dan keindahannya tersendiri. Dari kejauhan sebelum mencapai lokasi air terjun suara gemuruh air terjun sudah terdengar dengan jelasnya dan membuat langkah dipercepat karena ingin segera melihat keindahannya. Semakin dekat dengan air terjun ini, suara terasa seperti memamggil kita untuk segera melihat keindahannya.

Senin, 19 Agustus 2013

Wisata Air Terjun Singsing


Wisata di bali seakan akan tidak pernah ada habisnya di perbicarakan. Selain wisata pantai,Bali juga di kenal dengan wisata alamnnya,salah satu wisata alam di bali yang menarik untuk di kunjungi yaitu wisata air terjun singsing.

Air Terjun Singsing terletak di Banjar Labuhan Haji, yang termasuk di dalam wilayah Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Kabupaten Daerah Tingkat II Buleleng. Lokasi air terjun ini sangat dekat dengan kawasan wisata pantai Lovina yang berjarak hanya 3 km dan dari ibukota kabupaten Singaraja berjarak lebih kurang 13 km. Dari ibukota Denpasar menuju Air Terjun Singsing ini menempuh jarak sekitar 93 km dengan mengikuti jalan jurusan Denpasar, Bedugul, Singaraja, dan Lovina. Untuk menuju obyek wisata ini sangat mudah dicapai dengan kendaraan bermotor hingga sampai di jalan jurusan ke desa Tigawarsa. Dari sini akan menemukan penunjuk arah yang menunjukkan arah jalan yang harus diikuti dengan berjalan kaki sepanjang lebih kurang 600 meter untuk sampai pada air terjun yang pertama. Untuk mencapai air terjun kedua yang letaknya lebih tinggi, setiap pengunjung harus berjalan kaki lagi melalui jalan setapak yang menanjak dan terjal.